Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Pamekasan Terima Lima Mahasiswa Magang UIN Madura, Dorong Penguatan Pengalaman Praktik Kepemiluan

UIN madura

Bawaslu Kabupaten Pamekasan foto bersama mahasiswa magang UIN Madura dan Dosen Pembimbing Lapangan di halaman Kantor Jalan Purba Nomor 24 Pamekasan

Pamekasan, 31 Agustus 2026 – Bawaslu Kabupaten Pamekasan kembali membuka ruang pembelajaran bagi mahasiswa melalui program magang. Lima mahasiswa Program Studi Hukum Tata Negara UIN Madura secara resmi diserahterimakan untuk melaksanakan kegiatan magang di lingkungan Bawaslu Kabupaten Pamekasan, Senin (31/8/2026).

Kegiatan serah terima yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB tersebut dihadiri Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) UIN Madura, Kutsiyatur Rahmah, bersama lima mahasiswa magang, yakni Ach Roziqi, Nurul Umam Cahyono, Nur Azizatul Qomariyah, Dini Yuliantika Dwi Putrid, dan Fawaid.

Dalam sambutannya, Dosen Pembimbing Lapangan Kutsiyatur Rahmah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua serta seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Pamekasan yang telah memberikan kesempatan kepada mahasiswa UIN Madura untuk belajar secara langsung di lembaga pengawas pemilu.

Menurutnya, program magang bukan sekadar kegiatan akademik untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran mahasiswa, tetapi juga menjadi sarana untuk mempertemukan pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah dengan dinamika dan realitas kerja di lapangan.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bawaslu Kabupaten Pamekasan yang telah memberikan ruang kepada mahasiswa kami untuk belajar dan menimba pengalaman secara langsung. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat menjembatani teori akademik yang mereka dapatkan di kampus dengan praktik pengawasan yang ada di Bawaslu,” ujarnya.

Ia berharap selama menjalani magang, para mahasiswa mampu memahami secara lebih konkret bagaimana tugas dan fungsi Bawaslu dijalankan, khususnya dalam aspek pencegahan, pengawasan, pengolahan data, serta penanganan berbagai dinamika kepemiluan.

Kutsiyatur juga berpesan agar mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut secara optimal. Selain memperoleh pengalaman, mahasiswa diharapkan mampu menjaga nama baik almamater selama berada di lingkungan Bawaslu Kabupaten Pamekasan.

Beberapa hal yang ditekankan kepada mahasiswa antara lain pentingnya menjaga profesionalisme dan etika, dengan mematuhi aturan internal, tata tertib, serta kode etik yang berlaku di lingkungan kerja Bawaslu.

Mahasiswa juga didorong untuk bersikap proaktif dan progresif, tidak hanya menunggu tugas, tetapi aktif melibatkan diri dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pengawasan, pengolahan data maupun kegiatan operasional yang diberikan oleh jajaran Bawaslu.

Selain itu, mahasiswa diharapkan mampu mengasah keterampilan analitis dengan mencermati berbagai dinamika yang berkaitan dengan pencegahan dan penindakan pelanggaran pemilu. Pengalaman tersebut nantinya dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus memperkaya perspektif akademik mahasiswa.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Pamekasan Sukma Firdaus menyambut baik kedatangan mahasiswa magang UIN Madura. Ia menyampaikan bahwa Bawaslu Pamekasan terbuka terhadap kegiatan pembelajaran mahasiswa, khususnya yang berkaitan dengan hukum tata negara, kepemiluan, demokrasi, serta pengawasan pemilu.

“Kami menyambut baik dan menerima mahasiswa untuk belajar di Bawaslu Pamekasan. Silakan manfaatkan kesempatan ini untuk belajar sebanyak-banyaknya sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing bagian yang ada di Bawaslu,” tutur Sukma.

Menurutnya, lingkungan Bawaslu dapat menjadi ruang pembelajaran yang memberikan pengalaman berbeda bagi mahasiswa. Tidak hanya memahami regulasi secara teoritis, mahasiswa juga dapat melihat secara langsung bagaimana aturan tersebut diterapkan dalam pelaksanaan tugas pengawasan.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Bawaslu Pamekasan juga memperkenalkan jajaran pimpinan dan sekretariat kepada para mahasiswa. Pengenalan tersebut menjadi bagian penting agar mahasiswa memahami struktur kelembagaan, pembagian tugas, serta fungsi masing-masing jajaran selama melaksanakan kegiatan magang.

Sukma berharap keberadaan mahasiswa magang dapat memberikan manfaat dua arah. Di satu sisi, mahasiswa memperoleh pengalaman praktis dan wawasan kepemiluan, sementara di sisi lain Bawaslu juga dapat menjadi bagian dari proses pendidikan dan penguatan kapasitas generasi muda dalam memahami demokrasi serta pengawasan pemilu.

Program magang ini diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi kelima mahasiswa UIN Madura untuk mengenal lebih dekat kerja-kerja pengawasan pemilu sekaligus memperkuat pemahaman mereka mengenai hubungan antara hukum, demokrasi, dan penyelenggaraan pemilu yang berintegritas.

Bagi Bawaslu Kabupaten Pamekasan, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan kelembagaan juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan kepemiluan yang lebih luas, sehingga pengetahuan dan nilai-nilai demokrasi tidak hanya dipahami di ruang kelas, tetapi juga dapat dipelajari melalui pengalaman langsung di lapangan.

Humas Bawaslu Pamekasan

Penulis dna Foto : Adi

Editor : Sam