Lompat ke isi utama

Berita

“Langkah Progresif Awal Mei, Bawaslu Pamekasan Konsolidasikan Program Strategis Lewat Klepon Cetot ke-11”

klepon cettot ke 11

Bawaslu Kabupaten Pamekasan adakan rapat rutin bertajuk Klepon Cetot ke-11  di awal bulan Mei 2026

Pamekasan, 4 Mei 2026 — Komitmen memperkuat kinerja kelembagaan terus ditunjukkan oleh Bawaslu Kabupaten Pamekasan melalui rapat rutin bertajuk Klepon Cetot ke-11 (Kelembagaan, Progresif, Energik, Cekatan, dan Objektif) yang digelar pada Senin (4/5). Rapat yang berlangsung di awal Mei ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi capaian kegiatan sekaligus merumuskan strategi program ke depan.

Dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Pamekasan, Sukma Firdaus, rapat ini diikuti oleh Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas (PPH) Abdullah Saidi, Kasubag PPH R. Tegoeh, jajaran sekretariat, serta dimoderatori oleh Kepala Sekretariat Imam Hidayat.

Dalam arahannya, Ketua menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kegiatan yang telah dilaksanakan, termasuk progres lomba Bawaslu Membelajarkan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada tim pelaksana yang dinilai telah bekerja optimal dan memberikan hasil yang memuaskan.

“Kegiatan yang sudah berjalan baik harus dipertahankan, sementara yang belum maksimal perlu segera diperbaiki dengan langkah konkret,” tegasnya.

Ketua juga menginformasikan bahwa agenda Jumpa Berlian pada minggu kedua Mei ditiadakan karena bertepatan dengan hari libur. Namun demikian, agenda silaturahmi dengan berbagai stakeholder tetap menjadi prioritas, termasuk rencana kunjungan ke Partai Politik yang akan didahului dengan pengiriman surat resmi.

Sementara itu, Koordinator Divisi PPH Abdullah Saidi menyoroti pentingnya pembaruan program secara berkala serta peningkatan pemahaman kepemiluan bagi seluruh jajaran, termasuk tenaga pendukung. Ia menilai kegiatan PPH telah berjalan maksimal, meskipun masih diperlukan penguatan dalam pelaksanaan uji petik.

“Semua jajaran harus memiliki pemahaman kepemiluan yang utuh, karena kualitas pengawasan sangat ditentukan oleh kapasitas individu,” ujarnya.

Dalam laporan perkembangan program Relawan Independen Pengawasan Partisipatif (P2P), tercatat jumlah peserta sementara mencapai 25 orang dari berbagai organisasi dan perguruan tinggi. Meski demikian, angka tersebut masih berada di bawah target, dengan kekurangan 13 peserta. Komposisi peserta perempuan juga masih terbatas, yakni 4 orang, sehingga perlu upaya tambahan untuk meningkatkan partisipasi.

Di sisi lain, perkembangan lomba Bawaslu Membelajarkan masih berada pada tahap awal review, dengan target finalisasi pada minggu ketiga Mei. Proses ini diharapkan mampu menghasilkan konten pembelajaran yang edukatif dan berkualitas.

Rapat juga merumuskan sejumlah agenda strategis, di antaranya kunjungan ke Partai Politik pada minggu kedua Mei, koordinasi terkait PPKS pada 12 Mei, serta pengumpulan video pembelajaran dilakukan pada minggu keempat. Selain itu, direncanakan pula pelaksanaan pendidikan pengawas partisipatif secara mandiri pada akhir Juli.

Sejumlah usulan turut mengemuka dalam diskusi, termasuk perlunya koordinasi dengan pemerintah daerah untuk kegiatan sosialisasi, serta kerja sama dengan instansi terkait seperti Polres dan DP3AKB dalam isu pencegahan kekerasan seksual.

Sebagai tindak lanjut, rapat memutuskan untuk segera menyusun surat resmi kepada pihak-pihak terkait, termasuk DP3AKB dan Partai Politik. Selain itu, draft SK PPKS akan dibagikan kepada pimpinan untuk dikoreksi sebelum ditetapkan.

Rapat ditutup dengan penegasan pentingnya koordinasi, tanggung jawab, serta percepatan pelaksanaan program agar seluruh agenda yang telah direncanakan dapat berjalan secara optimal dan tepat waktu.

Dengan semangat Klepon Cetot, Bawaslu Pamekasan terus mendorong kinerja yang progresif dan adaptif dalam mengawal proses demokrasi yang berkualitas.

Humas Bawaslu Pamekasan

Penulis dan Foto : Sam

Editor : Mr.Sam