Lompat ke isi utama

Berita

Podcast Perdana SAMPAN Bawaslu Pamekasan: Ngabuburit Pengawasan di Bulan Ramadhan

podcast perdana

suasana podcast bawaslu pamekasan tampak host dan narasumber sedang berdialog

Pamekasan.bawaslu.go.id – Dalam momentum penuh berkah bulan suci Ramadhan 1447 H, Bawaslu Kabupaten Pamekasan resmi meluncurkan podcast perdananya bertajuk SAMPAN (Saatnya Mengulas Pengawasan). 

Dalam Episode perdana SAMPAN mengangkat tema krusial: Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), termasuk membahas perbedaan istilah yang sering membingungkan publik seperti coklit, coktas, dan uji petik.  Bawaslu Kabupaten Pamekasan mengangkat Program ini menjadi bagian dari gerakan Ngabuburit Pengawasan, sebuah inisiatif nasional dari Bawaslu RI untuk menguatkan edukasi kepemiluan kepada masyarakat dengan cara yang santai, informatif, dan partisipatif.

Dengan konsep edukasi partisipatif, host Vika Prita Amelia memandu dialog bersama narasumber Abdullah Saidi selaku Koordinator Divisi Pencegahan. Dalam suasana akustik yang santai khas ngabuburit Ramadhan, keduanya mengupas pentingnya Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) agar masyarakat tidak hanya peduli pada DPT menjelang hari pencoblosan saja.

Abdullah Saidi menegaskan bahwa data pemilih bersifat dinamis. Ada warga yang baru berusia 17 tahun, pindah domisili, pensiun dari TNI/Polri, hingga warga yang meninggal dunia. Semua perubahan tersebut harus terus diperbarui agar hak pilih masyarakat tetap terlindungi.

Dalam episode ini, Bawaslu Pamekasan juga memberikan penjelasan sederhana mengenai tiga istilah penting dalam proses pemutakhiran data pemilih:

  1. Coklit (Pencocokan dan Penelitian)
    Dilakukan oleh petugas KPU dengan mendatangi rumah warga untuk mencocokkan data pemilih berdasarkan dokumen kependudukan.

  2. Coktas (Pencocokan dan Klarifikasi Terbatas)
    Proses klarifikasi tambahan untuk memastikan akurasi data tertentu yang masih memerlukan verifikasi lanjutan.

  3. Uji Petik
    Dilakukan oleh Bawaslu sebagai bentuk pengawasan, dengan mengambil sampel data atau lokasi tertentu untuk memastikan proses coklit berjalan sesuai prosedur.

Melalui penjelasan ini, masyarakat diajak memahami bahwa pengawasan bukan sekadar formalitas, melainkan bagian penting dalam menjaga kualitas demokrasi.

Podcast SAMPAN juga mendorong warga untuk aktif mengecek status kepemiluan secara mandiri melalui layanan daring KPU serta melaporkan jika terdapat ketidaksesuaian data. Bawaslu membuka ruang pengaduan dan posko aduan hak pilih sebagai bentuk komitmen perlindungan hak konstitusional warga.

“Demokrasi yang sehat dimulai dari data yang bersih,” menjadi pesan utama dalam episode perdana ini. 

Peluncuran SAMPAN di bulan Ramadhan menjadi simbol bahwa pengawasan pemilu dapat dikemas secara humanis, ringan, namun tetap substantif. Melalui medium podcast, Bawaslu Pamekasan berupaya menjangkau generasi muda dan masyarakat luas dengan pendekatan yang lebih komunikatif.

Dengan semangat kolaboratif, Bawaslu Pamekasan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memastikan hak pilih terjaga.

Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu. 🛶

Humas Bawaslu Pamekasam

# Ngereng Awasi #