Lompat ke isi utama

Berita

Klepon Cetot Bawaslu Pamekasan Sambut Mahasiswa Magang UNIRA, Perkuat Sinergi Pengawasan PDPB di Kecamatan Proppo

klepon cetot 13-07-26

Bawaslu Pamekasan Bekali Mahasiswa Magang UNIRA, Klepon Cetot Fokus Penguatan Pengawasan Lapangan

PAMEKASAN – Bawaslu Kabupaten Pamekasan menggelar kegiatan Klepon Cetot (Kelembagaan PrOgresif eNergik CEkaTan Objektif) yang dirangkaikan dengan penerimaan mahasiswa magang dari Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Madura (UNIRA), pada Senin (13/07/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi internal sekaligus mempersiapkan agenda pengawasan lapangan dalam pelaksanaan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB).

Dalam sambutan pembuka, Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pamekasan menyampaikan apresiasi atas meningkatnya kedisiplinan seluruh jajaran setelah adanya penyesuaian jam kerja. Ia menuturkan bahwa apel pagi kini telah dilaksanakan pukul 07.30 WIB, sebagai bentuk komitmen membangun budaya kerja yang disiplin dan profesional.

"Kedisiplinan merupakan fondasi utama dalam membangun organisasi yang efektif. Semangat tersebut harus terus dijaga dalam setiap pelaksanaan tugas kelembagaan," ujarnya.

Kepala Sekretariat menjelaskan bahwa rapat Klepon Cetot kali ini membahas empat agenda strategis, yakni penerimaan tiga mahasiswa magang dari Fakultas Ilmu Administrasi UNIRA, koordinasi dengan Camat Proppo beserta jajaran, pelaksanaan koordinasi dan pengawasan uji petik PDPB di lima desa di Kecamatan Proppo, serta kegiatan Bawaslu Silaturahmi ke Rumah Pengawas (B-Lus).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Bawaslu Kabupaten Pamekasan Sukma Umbara Tirta Firdaus, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Abdullah Saidi, serta Koordinator Divisi SDM, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan Moh Imron.

Dalam arahannya, Ketua Bawaslu Kabupaten Pamekasan menyampaikan ucapan selamat datang kepada tiga mahasiswa magang UNIRA yang akan melaksanakan praktik kerja selama satu bulan kedepan.

Ketua berharap para mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh pengalaman nyata mengenai tata kelola kelembagaan, administrasi, dan pengawasan kepemiluan.

"Suasana kampus dengan dunia kerja tentu memiliki dinamika yang berbeda. Karena itu, kami berharap adik-adik mahasiswa dapat segera menyesuaikan diri, menjaga disiplin, serta melaksanakan setiap tugas dengan penuh tanggung jawab sehingga pengalaman magang ini benar-benar memberikan nilai tambah," pesan Ketua.

Selanjutnya, Ketua memberikan kesempatan kepada Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas untuk memberikan arahan terkait pelaksanaan koordinasi dan pengawasan uji petik PDPB di Kecamatan Proppo.

Dalam pemaparannya, Abdullah Saidi menjelaskan bahwa koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Proppo bertujuan membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah desa sehingga pelaksanaan uji petik di lima desa, yaitu Desa Samiran, Samatan, Pangorayan, Jambringin, dan Campor, dapat berjalan lancar tanpa adanya kesalahpahaman.

Ia juga menginstruksikan agar setiap pengawas memperoleh data kontak perangkat desa dan operator administrasi kependudukan di masing-masing desa. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk mempercepat koordinasi, tindak lanjut hasil pengawasan, serta memudahkan penyusunan dan pengisian Form A sebagai dokumen hasil pengawasan.

Sementara itu, Koordinator Divisi SDM, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan Moh Imron menyampaikan apresiasi kepada Kepala Sekretariat atas penerimaan mahasiswa magang. Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan magang tersebut merupakan tindak lanjut atas surat Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Madura Nomor 067/F.07/FIA-UNIRA/IV/2026 tanggal 30 April 2026 tentang Permohonan Kegiatan Praktikum (Magang) Mahasiswa Program Studi Administrasi Publik.

Tiga mahasiswa yang melaksanakan magang di Bawaslu Kabupaten Pamekasan yaitu Yuliana, Muti’ah, dan Yursyida Tsabata, yang didampingi oleh Ketua Program Studi Administrasi Publik FIA UNIRA, Ach. Resa Fachrizi, S.Ant., M.PSDM.

Dalam kesempatan tersebut, Moh Imron menegaskan bahwa kedisiplinan merupakan syarat mutlak dalam dunia kerja. Ia juga memberikan motivasi kepada para mahasiswa dengan menyampaikan bahwa dirinya merupakan alumni Universitas Madura, bahkan saat ini terdapat tujuh ASN di lingkungan Bawaslu Kabupaten Pamekasan yang berasal dari almamater yang sama.

Melalui kegiatan Klepon Cetot, Bawaslu Kabupaten Pamekasan kembali menegaskan komitmennya dalam membangun tata kelola kelembagaan yang progresif, energik, cekatan, dan objektif. Di saat yang sama, Bawaslu juga terus membuka ruang kolaborasi dengan dunia akademik sebagai bagian dari upaya mencetak sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, serta memiliki pemahaman yang kuat terhadap pengawasan demokrasi dan kepemiluan.

Humas Bawaslu Pamekasan

Penulis : Adi

Editor dan Foto : Sam