Perkuat Literasi Informasi, Bawaslu Pamekasan Ikuti Cangkruan Demokrasi Hari Kartini
|
Pamekasan – Bawaslu Kabupaten Pamekasan hadir dalam kegiatan Cangkruan Demokrasi spesial peringatan Hari Kartini yang digelar oleh Bawaslu Provinsi Jawa Timur secara daring melalui Zoom, Selasa (21/04/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam merespons tantangan disinformasi pemilu yang kian masif di ruang digital.
Partisipasi Bawaslu Pamekasan bersama jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota se-Jawa Timur mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat kapasitas pengawasan, khususnya pada aspek kehumasan dan pengelolaan informasi publik. Hadir dalam kegiatan tersebut Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi, serta jajaran sekretariat.
Dalam sambutannya, Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Timur, Rusmi Fahrizal Rustam menekankan urgensi memahami perbedaan antara misinformasi dan disinformasi. Ia menjelaskan bahwa misinformasi masih dapat diperbaiki melalui klarifikasi, sedangkan disinformasi merupakan informasi yang sengaja diproduksi untuk menyesatkan publik, sehingga membutuhkan penanganan yang lebih tegas dan terstruktur.
Penguatan strategi komunikasi juga menjadi sorotan. Dwi Endah Prasetyowati menyampaikan bahwa kolaborasi antara Divisi Data dan Informasi dengan Divisi Humas merupakan kunci dalam menyampaikan pesan yang tepat kepada masyarakat. Menurutnya, data yang akurat dan terverifikasi harus menjadi dasar dalam setiap penyampaian informasi agar tidak memicu kesalahpahaman.
Sesi utama diisi oleh Nuryamah dari Bawaslu Provinsi Jawa Barat yang memaparkan berbagai pendekatan dalam mencegah penyebaran hoaks di media sosial. Ia menyoroti pentingnya langkah preventif, peningkatan literasi digital, serta kecepatan respons dalam menghadapi arus informasi yang terus berkembang.
Diskusi semakin kaya melalui pandangan dari Yogi Eka Chalid Farobi dan Abdul Allam Amrullah. Keduanya menegaskan bahwa penguatan kapasitas di tingkat daerah sangat diperlukan, mengingat pengawas di lapangan menjadi garda terdepan dalam menyaring dan merespons informasi yang beredar di masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Bawaslu, termasuk Bawaslu Kabupaten Pamekasan, semakin adaptif dan responsif dalam menghadapi tantangan disinformasi pemilu. Sinergi antar divisi serta kolaborasi lintas daerah menjadi fondasi penting dalam menjaga kualitas demokrasi yang transparan, akuntabel, dan terpercaya di tengah derasnya arus informasi digital.
Penulis dan foto : Sam
Editor : Sam
Humas Bawaslu Pamekasan